Thursday, November 06, 2008
Selama ini saya tidak terlalu memusingkan tentang penampilan rumah saya. tidak terlalu peduli juga apakah ada yang baca tulisan saya atau tidak. i just wanna write. that's all.
Tetapi beberapa kali sempat terpikir juga untuk pindah rumah. bukan apa-apa sih, hanya saja rumah yang sekarang sungguh sangat tidak user friendly. bahkan beberapa kali di komputer tempat saya macul, semua yang sudah saya tulis tidak bisa terbaca (sebenarnya itu esensinya tempat macul. buat macul, bukan buat mainan internet). dan seakan-akan itu belum cukup bikin kesel, kemarin bahkan rumahnya sama sekali tidak bisa terbuka. euwww...lalu dengan provokasi teman saya yang juga sedang OL, saya akhirnya memutuskan untuk pindah beneran. terpikir juga untuk pindah ke rumah tetangga situ. secara semua orang di dunia menulis disana. tapi karena semua orang di dunia menulis disana dan ada hal 'teknis' yang saya tidak begitu suka, saya pindah ke tetangga yang lain lagi.
Saya sudah tiga tahun di rumah ini. lebih malah. semua cerita saya ada disini. dari masa matahari bersinar panas-panasnya, sampai sekarang masa selibat hujan deras. saya cinta dengan apa-apa yang sudah saya tulis disini (walaupun untuk membacanya lagi perlu keteguhan hati karena saya akan mengeluarkan komentar-komentar semacam "Oh ya ampuuun...saya nulis beginian?!!"). dan kalau saya pindah, cerita-cerita yang dulu akan terkubur saja disini [halah lebay] karena tidak bisa diimpor (secara rumah yang ini tidak user friendly). tapi sekarang saya pindah beneran. huks huks...rasanya seperti pergi meninggalkan pacar (macam pernah punya saja).
humm...
so, that's it
saatnya membuka lembaran baru (pinjam kata-kata teman saya yang provokatif itu)
sampai disini dulu, bertemu lagi di BintangBiduk selanjutnya
mata aimashoo
Posted at 03:19 pm by
bintangkecil
Permalink
Wednesday, October 29, 2008
yang paling saya suka dari musim hujan
adalah hujan
Posted at 12:21 pm by
bintangkecil
Permalink
Tuesday, October 28, 2008
hey kamu yang di balik pintu, kuingin engkau tahu
bila saat pintu kau buka, ku akan tetap ada
[Naif]
oh sudahlah
toh kau tidak akan membukanya
Posted at 10:23 pm by
bintangkecil
Permalink
Thursday, October 23, 2008
it's (not that) complicated
antara mimpi dan ego
[hayooo...pilih yg manaaa...]
Posted at 06:09 pm by
bintangkecil
Permalink
Thursday, October 16, 2008
beri hamba kekuatan untuk bisa berlari. sekencang yang hamba bisa
dan beri hamba keyakinan. bahwa hamba bisa melakukannya
Posted at 06:39 pm by
bintangkecil
Permalink
Saturday, October 11, 2008
Dalam perjalanan pulang kemarin saya melihat spanduk yang…umm…bukan chop chop chop sih, hanya sedikit tergelitik saja (hoh?)
"Sudahkah anda lebih sabar dan ikhlas setelah sebulan berpuasa?"
Setelah belasan tahun berpuasa, seharusnya level saya sekarang lebih tinggi lagi dari sekedar mempuasakan saluran gastrointestinal. Seharusnya juga mempuasakan hati dan tingkah laku. Seharusnya bisa meredam amarah yang muncul sewaktu-waktu. Secara saya suka berubah wujud jadi monster saat PMS (ah, tapi sebenarnya saya selalu menyalahkan hormon kalau mood jelek muncul. Tanggal berapapun itu)
Seharusnya
Umm…
Memangnya amarah beneran bisa diredam, ya?
Sampai sekarang saya baru bisa sampai di tahap memendam amarah. Yang mana itu jauh berbeda dengan meredam amarah. Saat diredam, amarah itu akan benar-benar hilang. Sementara saat dipendam, amarah itu tidak pergi. Hanya diam bertengger di dalam hati, meskipun kita bersikap seperti baik-baik saja. Padahal seharusnya energi negatif seperti itu jangan disimpan di dalam pikiran.
Seharusnya
Sampai mana tadi?
Well, level saya masih jauh di bawah Pak Polisi Budi di iklan Sampoerna edisi bulan puasa yang masi bisa tersenyum dengan SUABARR, bahkan setelah ada pengendara motor pato yang hampir menabrak dia. Mungkin kalau cuma tersenyum seperti itu saya juga bisa. Tetapi saya kok tidak yakin kalau hati saya akan ikut tersenyum juga (salut deh sama Bapak Budi).
Inhale
Exhale
Berlatih kesabaran memang bukan hal yang mudah buat saya. Dalam latihan selama sebulan kemarin saja, saya beberapa kali gagal juga. Waaahhh…saya memang bukan orang yang terlalu penyabar *sedih*
Dalam ujian yang sesungguhnya nanti, 11 bulan ke depan, semoga saya semakin bisa mengontrol diri. Mengubah yang negatif menjadi positif. Mengubah ulat menjadi kupu-kupu. Mengubah kelinci menjadi…
Posted at 10:30 pm by
bintangkecil
Permalink