female/january/jogjaholic




"sometimes YOU did it in a such incredibly weird way that i just don't understand..."

[...]

<< October 2009 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31





Kartika Dani's Facebook profile




If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed


Thursday, November 06, 2008
bintang terakhir

Selama ini saya tidak terlalu memusingkan tentang penampilan rumah saya. tidak terlalu peduli juga apakah ada yang baca tulisan saya atau tidak. i just wanna write. that's all.

Tetapi beberapa kali sempat terpikir juga untuk pindah rumah. bukan apa-apa sih, hanya saja rumah yang sekarang sungguh sangat tidak user friendly. bahkan beberapa kali di komputer tempat saya macul, semua yang sudah saya tulis tidak bisa terbaca (sebenarnya itu esensinya tempat macul. buat macul, bukan buat mainan internet). dan seakan-akan itu belum cukup bikin kesel, kemarin bahkan rumahnya sama sekali tidak bisa terbuka. euwww...lalu dengan provokasi teman saya yang juga sedang OL, saya akhirnya memutuskan untuk pindah beneran. terpikir juga untuk pindah ke rumah tetangga situ. secara semua orang di dunia menulis disana. tapi karena semua orang di dunia menulis disana dan ada hal 'teknis' yang saya tidak begitu suka, saya pindah ke tetangga yang lain lagi.

Saya sudah tiga tahun di rumah ini. lebih malah. semua cerita saya ada disini. dari masa matahari bersinar panas-panasnya, sampai sekarang masa selibat hujan deras. saya cinta dengan apa-apa yang sudah saya tulis disini (walaupun untuk membacanya lagi perlu keteguhan hati karena saya akan mengeluarkan komentar-komentar semacam "Oh ya ampuuun...saya nulis beginian?!!"). dan kalau saya pindah, cerita-cerita yang dulu akan terkubur saja disini [halah lebay] karena tidak bisa diimpor (secara rumah yang ini tidak user friendly). tapi sekarang saya pindah beneran. huks huks...rasanya seperti pergi meninggalkan pacar (macam pernah punya saja).

humm...
so, that's it
saatnya membuka lembaran baru (pinjam kata-kata teman saya yang provokatif itu)

sampai disini dulu, bertemu lagi di BintangBiduk selanjutnya

mata aimashoo


Posted at 03:19 pm by bintangkecil
di mana bintangnya?  

Wednesday, October 29, 2008
raindrops

yang paling saya suka dari musim hujan

adalah hujan


Posted at 12:21 pm by bintangkecil
di mana bintangnya?  

Tuesday, October 28, 2008
naif

hey kamu yang di balik pintu, kuingin engkau tahu
bila saat pintu kau buka, ku akan tetap ada

                                                                     [Naif]

oh sudahlah
toh kau tidak akan membukanya


Posted at 10:23 pm by bintangkecil
di mana bintangnya?  

Thursday, October 23, 2008
it's (not that) complicated

antara mimpi dan ego
[hayooo...pilih yg manaaa...]


Posted at 06:09 pm by bintangkecil
di mana bintangnya?  

Thursday, October 16, 2008
c'est la vie

beri hamba kekuatan untuk bisa berlari. sekencang yang hamba bisa

dan beri hamba keyakinan. bahwa hamba bisa melakukannya


Posted at 06:39 pm by bintangkecil
di mana bintangnya?  

Saturday, October 11, 2008
anger management

Dalam perjalanan pulang kemarin saya melihat spanduk yang…umm…bukan chop chop chop sih, hanya sedikit tergelitik saja (hoh?)

"Sudahkah anda lebih sabar dan ikhlas setelah sebulan berpuasa?"

Setelah belasan tahun berpuasa, seharusnya level saya sekarang lebih tinggi lagi dari sekedar mempuasakan saluran gastrointestinal. Seharusnya juga mempuasakan hati dan tingkah laku. Seharusnya bisa meredam amarah yang muncul sewaktu-waktu. Secara saya suka berubah wujud jadi monster saat PMS (ah, tapi sebenarnya saya selalu menyalahkan hormon kalau mood jelek muncul. Tanggal berapapun itu)
 
Seharusnya

Umm…

Memangnya amarah beneran bisa diredam, ya?
Sampai sekarang saya baru bisa sampai di tahap memendam amarah. Yang mana itu jauh berbeda dengan meredam amarah. Saat diredam, amarah itu akan benar-benar hilang. Sementara saat dipendam, amarah itu tidak pergi. Hanya diam bertengger di dalam hati, meskipun kita bersikap seperti baik-baik saja. Padahal seharusnya energi negatif seperti itu jangan disimpan di dalam pikiran.

Seharusnya

Sampai mana tadi?

Well, level saya masih jauh di bawah Pak Polisi Budi di iklan Sampoerna edisi bulan puasa yang masi bisa tersenyum dengan SUABARR, bahkan setelah ada pengendara motor pato yang hampir menabrak dia. Mungkin kalau cuma tersenyum seperti itu saya juga bisa. Tetapi saya kok tidak yakin kalau hati saya akan ikut tersenyum juga (salut deh sama Bapak Budi).
Inhale
Exhale
Berlatih kesabaran memang bukan hal yang mudah buat saya. Dalam latihan selama sebulan kemarin saja, saya beberapa kali gagal juga. Waaahhh…saya memang bukan orang yang terlalu penyabar *sedih*
Dalam ujian yang sesungguhnya nanti, 11 bulan ke depan, semoga saya semakin bisa mengontrol diri. Mengubah yang negatif menjadi positif. Mengubah ulat menjadi kupu-kupu. Mengubah kelinci menjadi…


Posted at 10:30 pm by bintangkecil
di mana bintangnya?  

Next Page